Cara Jadi Penulis Hebat
Malam yang semakin larut, hujan yang turun sejak sore membuat suasana semakin dingin, namun jari ini masih semangat berkutak kutik di atas keyboard note book bersikeras menyelesaikan tugas date line siang hari yang sempat tertunda, dan pikiran ini ingin segera konsentrasi menyimak ulasan lembut pemateri belajar menulis gelombang 18.
Hari ini senin 5 April 2021 merupakan pertemuan perdana gelombang 18 belajar menulis, walaupun terlambat aku coba buka handphone dan mulai membaca sapaan akrab namun santun bu Aam Nurhasanah sebagai moderator dilanjutkan memperkenalkan nara sumber hebat yang biasa disapa dengan bu Kanjeng, beliau adalah ibu Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd yang akan mengisi materi malam ini.
Bu Kanjeng sapaan akrab ibu Dra Sri Sugiastuti, dilahirkan di Semarang 60 tahun yang lalu tepatnya Tanggal 8 April akan berulang tahun ke-60. Walaupun terlambat saya ucapkan Selamat ulang tahun Bunda...semoga tetap sehat tetap semangat dan tetap membawa berkah untuk semua orang. Amin. Saat ini beliau diamanahi sebagai Kepala SMK Tunas Pembangunan 2 Surakarta, selain menjadi penulis hebat dan penggiat literasi, Motto dalam hidupnya; “Bersemangat menggapai ridha Allah dengan berbagi dan silahturahmi”.
Tema pelatihan belajar menulis malam ini adalah Cara Jadi Penulis. Narasumber menyampaikan bahwa menjadi penulis itu butuh proses, perlu latihan dan banyak membaca. Beliau mengisahkan bagaimana perjalananya memulai menjadi seorang penulis di usia yang tidak muda lagi, tetapi tetap semangat, tetap konsisten, selalu upgrade diri untuk menjadi lebih baik.
Langkah-langkah menjadi seorang penulis :
1. Cinta membaca, penulis harus banyak membaca, untuk menambah pengetahuan, memperbanyak kosa kata, mengenali berbagai macam karakter tulisan karena setiap penulis mempunyai ciri khas sendiri. Dengan banyak membaca memudahkan seseorang untuk menuangkan ide-ide fikiran dalam sebuah tulisan yang indah.
2. Hobi menulis, Bu Kanjeng menyampaikan bahwa untuk menjadi penulis hebat harus banyak latihan, terus menulis dan menulis. Beliau menjadi penulis seperti sekarang karena memiliki hobi diantaranya mengikuti komunitas ibu-ibu doyan nulis, anggota emak-emak blogers, selalu upgrade diri dengan mengikuti berbagai macam lomba menulis dan pernah menjadi juara 3 lomba blog, tulisanya saat itu tentang story pribadi yang diberi judul “Ketika Buah Hati Sakit”.
3. Percaya diri, untuk menjadi penulis apalagi pemula jangan malu dan jangan takut tulisanya jelek atau tidak ada yang membaca, menulislah dengan hati nanti akan mendapatkan hasilnya, yakinlah bahwa rencana Allah akan indah pada waktunya
4. Semangat yang tinggi, Bu Kanjeng berproses menjadi penulis disaat usia beliau menjelang 50 tahun, usia yanga tidak muda lagi, tetapi tetap semangat, kata beliau “Better Late Than Never,”
5. Jangan bingung mencari ide dalam menulis. Ide menulis bisa dari sekitar kita, orang-orang terdekat,tetangga, saudara, teman, jika kita peka terhadap lingkungan akan lebih mudah, apa yang kita lihat kita rasakan direnungi difikirkan kemudian ditungkan dalam sebuah tulisan.
Adapun proses menulis buku yang baik :
1. Semangat yang kuat, mengumpulkan ingatan dan menulis apa yang ada di dalam fikiran
2. Menentukan tokoh dan karakternya di setiap sub judul, bisa diawali dengan penggalan ayat dalam Al-Qur’an, hadits atau kalimat bijak dan motivasi
3. Menyiapkan Outline /Daftar isi yang akan dijadikan sub judul
Pada akhir sesi Bu Kanjeng menyampaikan bahwa beliau ingin mengabadikan pertemuan malam ini dalam sebuah buku antologi. Buku ini adalah langkah awal proses untuk kita membuat buku solo.
Salam Literasi
Tanggal pertemuan: Rabu, 5 April 2021
Resume ke: 1
Tema: Cara Jadi Penulis
Narasumber: Dra Sri Sugiastuti, M.Pd
Gelombang: 18
Mohon maaf penulis pemula.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar