Tak terasa senja telah berlalu malampun tiba, desiran angin yang lumayan kencang membuat suasana semakin dingin, maklum ini bulan oktober, saatnya pergantian cuaca dari musim kemarau menuju musim hujan. Sekalipun demikian tak mengurangi semangat untuk menyimak pelatihan belajar menulis yang saat ini memasuki pertemuan ketiga gelombang 21 dan 22.
Pukul 19.00 WIB Pak Dail sang moderator handal memasuki
Kelas Belajar menulis dengan ramah dan penuh antusias, memulai acara dengan
mengajak para peserta untuk berdoa terlebih dahulu sesuai keyakinan
masing-masing dilanjutkan memperkenalkan
narasumber hebat yang akan menemani Kelas menulis malam ini, beliau adalah ibu
Ritawati dari Bali seorang Teacher, blogger, writer, youtuber, dll. Adapun materi
yang disampaikan adalah Membongkar Rahasia Menulis Hingga Menerbitkan
Buku
Apa sebenarnya rahasia dalam menulis dan
menerbitkan buku?
Menurut Bu Rita, terlebih dahulu tentukan apa
tujuan/ motivasi anda dalam menulis, apakah untuk belajar, sekedar hobi,
keterpaksaan, salah satu peryaratan naik pangkat atau ingin mendapatkan
pundi-pundi uang. Apapun motivasi anda semuanya baik dan tidak ada yang salah,
setelah menentukan motivasi maka mulailah untuk menulis apa yang ada dalam
pikiran anda, caranya :
2. Bacalah buku-buku terbaik untuk memperbanyak pengetahuan dan kosa kata
3. Latihlah menulis setiap hari 100 kata kemudian tingkatkan 150 kata naik lagi Pentigraf (menulis tiga paragraph) naik lagi 1000 kata dan seterusnya.
4. Lakukan setiap hari
5. Setelah terbiasa menulis maka buatlah peta konsep atau TOC, jika tulisan anda ingin dijadikan sebuah buku
Jika anda seorang penulis pemula biasanya akan
mengalami beberapa masalah diantaranya tak punya ide, bingung mau menulis apa, sedikit
kosa kata, sulit merangkai kata, menunda-nunda waktu, tidak percaya diri bahkan
merasa tulisannya jelek dan tak layak untuk dibaca, namun kendala-kendala tersebut
bisa diatasi dengan mudah yaitu menulis, menulis dan menulis.
Pada sesi tanya jawab ada beberapa pertanyaan peserta
yang menarik diantaranya :
Mengapa pelatihan belajar menulis PGRI harus menulis
di blog?
Sebab blog adalah media yang dapat mempublikasikan
tulisan tanpa takut ditolak, bahkan tulisan anda tidak hanya dibaca teman dekat
anda tetapi oleh orang seluruh dunia.
Bagaimana cara menghindari Plagiasi?
Selama anda menulis dengan gaya bahasa sendiri
maka akan terhindar dari plagiasi. Ada aplikasi untuk mengecek plagiasi. Silahkan
buka di google :
Apakah bakat juga berperan membuat seseorang
itu menjadi penulis handal? karena sering mendengar kata2 "pantas dia bisa
karena sudah ada bakatnya" .Benarkah demikian?
Dalam hal ini Bu Rita menjawab bahwa menulis
itu bukanlah bakat akan tetapi ketrampilan, semakin sering orang menulis maka akan
semakin terampil. Sedangkan orang yang berbakat menulis tetapi tidak pernah
atau jarang menulis maka tidak akan terampil.
Bagaimana cara menyiasati waktu menulis
ditengah-tengah kesibukan mengajar dan ibu rumah tangga?
Bu Rita juga sibuk, di sekolah mengajar 19
Kelas, selain itu ada tugas tambahan sebagai OPS, Proktor ANBK, Kepala Lan,
belum tugas dirumah tangga dan saat ini sering diminta menjadi moderator dan
Narsum. Semua akan menjadi beban jika kita tidak meluangkan waktu. Intinya jangan
menunggu waktu luang baru menulis akan tetapi luangkan waktu anda untuk menulis. Jika terlalu sibuk tulislah
Quote. Contoh : Perbedaan Orang Sukses dengan Gagal adalah Masalah Waktu, Orang Sukses Memanfaatkan Waktu, Orang Gagal
Menyia-nyiakan Waktu.
Salam Literasi
Tanggal
pertemuan: Jum’at, 8 Oktober 2021
Pertemuan
ke: 3
Tema:
Membongkar Rahasia
Menulis Hingga Menerbitkan Buku
Narasumber:
Ritawati, S.Kom
Gelombang:
21
🙏🙏 maaf penulis pemula
